Selasa, 10 Mei 2011

KATA PENGANTAR


Buku Panduan Penelitian Unggulan Strategis Nasional ini merupakan
pengembangan dari panduan sebelumnya yang telah ada sejak tahun 2009.
Pada tahun 2011 buku panduan ini sudah mengalami banyak perubahan,
perbaikan, dan penyempurnaan yang bersumber dari evaluasi berkelanjutan
pada kegiatan penyelenggaraan penelitian unggulan Strategis Nasional yang
sudah terlaksana.

Buku panduan ini berisi tentang tujuan penelitian Unggulan Strategis
Nasional, prosedur dan persyaratan pengajuan proposal penelitian Unggulan
Strategis Nasional, mekanisme seleksi dan evaluasi, serta mekanisme
pemantauan dan lain-lain.

Dengan panduan ini diharapkan mekanisme pengajuan proposal penelitian,
mekanisme evaluasi, pelaksanaan penelitian, dan pemantauannya dapat
dilaksanakan dengan efisien dan efektif. Selain itu diharapkan buku panduan
ini juga dapat membantu pertanggungjawaban administrasi berbagai pihak
terkait dan sama sekali tidak dimaksudkan untuk membatasi kreativitas para
pengusul kegiatan.

Atas terbitnya panduan ini kami menyampaikan ucapan terimakasih dan
penghargaan setinggi-tingginya kepada semua anggota tim penyusun dan
berbagai pihak yang telah berperan aktif sejak penyusunan awal sampai
dengan terbitnya Buku Panduan Program Penelitian Unggulan Strategis
Nasional tahun 2011.







Jakarta, 10 Februari 2011

Direktur Penelitian dan Pengabdian
kepada Masyarakat













i




DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...........................................................................i

DAFTAR ISI ...................................................................................... ii


I.


PENDAHULUAN ................................................................ 1


II. TUJUAN .............................................................................. 2

III. LUARAN DAN SASARAN.................................................... 3

IV. PENGUSUL ......................................................................... 4

V. PRA PROPOSAL DAN PROPOSAL LENGKAP
KEGIATAN PROGRAM ....................................................... 4

VI. PELAKSANAAN .................................................................. 5

VII. PEMANTAUAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN .............. 5

VIII. DOKUMENTASI DAN INFORMASI ..................................... 6

IX. TAHAPAN SELEKSI, JADWAL DAN PEMBIAYAAN
KEGIATAN .......................................................................... 6

X. MEKANISME PENGAJUAN PRA PROPOSAL DAN
PROPOSAL LENGKAP ....................................................... 8





I. PENDAHULUAN

Tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini adalah meningkatkan
kontribusi ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan budaya (ipteksb) untuk
mengembangkan kemampuan dalam memenuhi hajat hidup bangsa;
menciptakan rasa aman; memenuhi kebutuhan dasar, energi, pangan dan
kesehatan; memperkuat sinergi kebijakan ipteksb dengan kebijakan sektor
lain; mengembangkan budaya iptek di masyarakat; meningkatkan komitmen
bangsa terhadap pengembangan ipteksb; mengatasi degradasi fungsi
lingkungan; mengantisipasi dan menanggulangi bencana alam; serta
meningkatkan ketersediaan dan kualitas sumber daya ipteksb, baik sumber
daya manusia, sarana dan prasarana, maupun pembiayaan ipteksb.
Penelitian sudah banyak dikerjakan oleh para peneliti tetapi masih bersifat
parsial dan sporadis sehingga dibutuhkan upaya untuk memadukan, agar
penyelesaian masalah strategis yang bersifat nasional menjadi lebih fokus,
lebih komprehensif, dengan cara yang lebih efisien, baik dari segi sumber
daya manusia dan waktu maupun sumber daya (biaya). Skim penelitian yang
didanai melalui hibah ini difokuskan bagi penguatan penelitian/riset terinstitusi
(kegiatan penelitian berbasis kelembagaan) yang ditawarkan kepada unit
peneliti (bukan individu peneliti) yang berada dibawah koordinasi lembaga
penelitian, fakultas/sekolah, departemen/jurusan dan bukan program studi.
Salah satu tujuannya adalah terwujudnya pusat penelitian unggulan (research
center of excellent) yang mampu menumbuhkan kapasitas inovasi sejalan
dengan kemajuan teknologi (state of the art of technologies) dan berorientasi
pada market driven serta implementasi hasil penelitian untuk pengembangan
industri dan pembinaan karakter bangsa.
Mengacu kepada Agenda Riset Nasional 2010 – 2014 dan Bidang prioritas
nasional yang bersifat strategis maka kajian yang diprioritaskan dalam skim
Penelitian Unggulan Strategis Nasional 2011 – 2012 ini ditetapkan bersifat
semi top down yaitu : (1) bidang ketahanan pangan secara luas (tanaman
pangan, hortikultura, peternakan, perikanan dan perkebunan), (2) bidang
kesehatan dan obat-obatan, (3) bidang energi baru dan terbarukan, (4) bidang
pertahanan dan keamanan, (5) bidang teknologi informasi dan komunikasi
dan (6) bidang kebaharian dan kelautan. Semua bidang kajian berujung akhir
pada pembangunan dan pembinaan karakter bangsa. Dalam kaitan dengan
bidang kajian ini, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dapat menetapkan
kebijakan lain sesuai dengan urgensi penelitian.
Dalam skim penelitian ini seyogyanya ada keterlibatan mitra industri atau
lembaga penelitian/badan litbang pemerintah sehingga nantinya dapat
terbentuk jejaring kerja sama antara perguruan tinggi dan mitra industri atau
para pengguna untuk saling bersinergi. Substansi penelitian yang
dilaksanakan merupakan kegiatan lanjutan ataupun sentuhan akhir bagi
penelitian-penelitian terkait yang sudah atau sedang dikerjakan sebelumnya
(bukan penelitian dasar).
Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional dikembangkan dengan
pertimbangan sebagai berikut : (1) Masih banyak sektor produksi strategis
yang belum terimplementasi karena lemahnya penguasaan dan integrasi
antar bidang keilmuan; (2) Selain itu, teknologi yang terkait dalam sektor


1




strategis sudah mengalami kemajuan yang cepat, sehingga diperlukan upaya
yang lebih ekstensif untuk menguasai kemajuan teknologi tersebut; (3)
Perlunya upaya yang komprehensif untuk memetakan technology roadmap
terkait dengan perkembangan sektor strategis dan implementasi dalam
kegiatan produksi; (4) Perlunya pengembangan industri nasional yang dapat
diintegrasikan dengan upaya pembangunan karakater bangsa sedemikian
rupa sehingga bangsa Indonesia tidak sekedar menjadi pasar/pengguna
(user) dan tempat relokasi bagi industri dunia. Sehingga pada akhirnya
industrialisasi dapat meningkatkan kesejahteraan dan keadilan serta
kebanggaan bagi Bangsa Indonesia.
Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional diluncurkan oleh Ditjen
DIKTI untuk memfasilitasi hal-hal tersebut diatas. Program ini sangat terkait
dengan penguatan rantai dukungan teknologi (Technology supply chains).
Selain itu program inipun harus berorientasi pada kegiatan produksi yang
spesifik dan market driven (permintaan pasar). Maka teknologi yang akan
dikuasai dan dikembangkan, yang dipetakan dalam bentuk roadmap harus
memiliki hubungan yang kuat dengan teknologi produk dan teknologi
proses produksi yang terkait dengan sektor strategis dan pembinaan
karakter bangsa.


II. TUJUAN
Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional ini bertujuan untuk:
1. Penguatan penelitian terinstitusi (kegiatan penelitian berbasis
kelembagaan bukan penelitian individu) untuk terwujudnya pusat
penelitian unggulan (research center of excellent) di perguruan tinggi
serta menumbuhkan kapasitas inovasi institusi sejalan dengan kemajuan
teknologi (state of the art of technologies) dan market driven (permintaan
pengguna).
2. Memfasilitasi dukungan dana riset bagi unit pengusul di lingkungan
perguruan tinggi untuk melakukan penelitian yang dapat menyelesaikan
masalah yang relevan dengan unggulan yang bersifat strategis dan
berskala nasional.
3. Mengorientasikan kemampuan yang telah terakumulasi di unit pengusul
atau kerjasama sama antar unit pengusul untuk membangun dan
membentuk technology roadmap untuk mendukung kegiatan penelitian
dan pengembangan yang berorientasi kepada kebutuhan pengguna (user
oriented) atau market driven (termasuk masyarakat).
4. Menjawab permasalahan bangsa yang strategis untuk jangka pendek,
menengah dan panjang yang terkait dengan bidang ketahanan pangan
secara luas (tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan dan
perkebunan), bidang kesehatan dan obat-obatan, bidang energi baru dan
terbarukan, bidang pertahanan dan keamanan, bidang teknologi informasi
dan komunikasi, bidang kebaharian dan kelautan. Semua bidang kajian
berujung akhir pada pembangunan dan pembinaan karakter bangsa.
5. Pengembangan industri nasional yang berkarakter bangsa melalui upaya
pemanfaatan temuan/inovasi penelitian nasional dan kerarifan lokal,

2




pemanfaatan sebesar mungkin muatan bahan dan sumberdaya lokal,
peningkatan peran SDM bangsa sebagai pengelola industri nasional dan
formulasi kebijakan yang mendukung perubahan perilaku masyarakat
untuk menghargai produk industri nasional.
6. Mempercepat terwujudnya industri strategis yang terintegrasi pada
bidang kajian sebagaimana pada butir 4, dalam rangka pembangunan
dan peningkatan karakter bangsa.
7. Membentuk jejaring kerja sama/kemitraan antara perguruan tinggi
dengan mitra agar saling bersinergi mulai dari dukungan riset, kerjasama,
pengalihan knowledge dan alih teknologi (PP No.20 Tahun 2005; UU
No.18 Tahun 2002).
8. Mempercepat terwujudnya industrialisasi yang terintegrasi pada bidang
yang dinyatakan pada butir 4.
9. Memicu pengembangan industrial cluster termasuk partisipasi aktif dunia
usaha dengan mengikutsertakan usaha kecil dan menengah berbasis
teknologi.


III. LUARAN DAN SASARAN
Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional akan menghasilkan luaran
berupa:
1. Proses dan produk teknologi atau jasa yang dapat dialihkan kepada
pelaku industri atau dapat diadopsi oleh para pengguna untuk dapat
diproduksi atau produk pengetahuan dalam proses & produk teknologi
yang mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi atau kapasitas
produksi. Teknologi baru (new technology) atau frontier technology untuk
menjawab permasalahan bangsa yang strategis.
2. Teknologi tepat guna yang dapat dimanfaatkan oleh para pengguna
dalam bidang yang diprioritaskan dan mengupayakan dengan tuntas
teknik/rekayasa sosial untuk pencapaian pembinaan karakter bangsa.
3. Karya-karya inovasi yang bisa diusulkan untuk mendapat perlindungan
kekayaan intelektual (paten, hak cipta dsb).
4. Publikasi, artikel Ilmiah Nasional/Internasional.
5. Model pemberdayaan masyarakat yang dapat didesiminasikan.
6. Terwujudnya technology roadmap yang relevan dengan perkembangan
bidang strategis/ sektor produksi strategis.
7. Terjalinnya hubungan kerja sama dengan sesama perguruan tinggi,
dengan balai-balai penelitian dan pengembangan yang bernaung dalam
Kementerian teknis, dan pemerintah daerah atau mitra industri.
8. Terbangunnya techno-industrial cluster, yaitu jaringan kemitraan antara
industri, pemerintah/pemda dan perguruan tinggi yang terkait dengan
cluster kegiatan produksi yang dituju dan masyarakat.




3




9. Tersusunnya sistem pelembagaan industrialisasi kearah karakter bangsa
yang dibangun melalui kebijakan publik dan perubahan perilaku
masyarakat dan manajemen.


IV. PENGUSUL

1. Unit pengusul adalah perguruan tinggi negeri maupun swasta yang
memiliki keunggulan dalam bidang penelitian dan tidak melanggar
ketentuan perundangan, Ketua Peneliti (PI) harus tenaga dosen tetap
perguruan tinggi. Ketua Peneliti (PI) pengusul tercatat sebagai anggota
dari unit peneliti pengusul dan tidak harus sebagai ketua unit peneliti.
Ketua unit pengusul tidak merangkap sebagai ketua peneliti (PI).
2. Ketua Peneliti (PI) harus berpendidikan Doktor (S3).
3. Unit pengusul dengan mitra pengusul yang berasal dari industri swasta/
pemerintah atau lembaga pemerintah harus sesuai dengan bidang
strategis yang diusulkan. Mitra pengusul yang memberikan dukungan
penelitian secara in kind atau in cash, memberikan nilai tambah dalam
penilaian proposal.
4. Tim pelaksana (ketua dan anggota peneliti) Unggulan strategis Nasional
tidak lebih dari 6 (enam) orang, terdiri atas peneliti perguruan tinggi dan
praktisi dari mitra industri/pengusul terkait (jika ada) dengan bidang yang
diusulkan. Jumlah praktisi yang terlibat sebagai anggota peneliti
maksimal 2 orang. Keterlibatan mitra industri/pengusul akan memberikan
nilai tambah dalam penilaian proposal.
5. Profil unit pengusul yang selaras dengan hasil produk yang akan
dihasilkan, dan tim pelaksana memiliki track record yang relevan dengan
usulan proposal dan networking dengan mitra pengguna yang relevan.
6. Unit pengusul yang sama dapat mengajukan maksimum 4 proposal
dengan ketentuan ketua peneliti (PI) dan anggotanya hanya terlibat
dalam satu proposal.
7. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dapat menetapkan kebijakan lain
sesuai dengan urgensi penelitian.


V. PRA PROPOSAL DAN PROPOSAL LENGKAP KEGIATAN
PROGRAM
1. Pra dan Proposal Lengkap kegiatan Program Penelitian Unggulan
Strategis Nasional ini harus dilengkapi dengan: (a) Karakteristik
permasalahan yang akan ditangani; (b) Potensi pasar dan
pertumbuhannya; (c) Potensi eksternalitas ekonomi yang dihasilkan; (d)
Potensi meningkatkan pendapatan masyarakat; dan (e) Potensi
menumbuhkan cluster produksi serta potensi peningkatan karakter
bangsa.
2. Pra dan Proposal Lengkap kegiatan program akan dievaluasi oleh tim
penilai/pakar (reviewer) yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal

4




Pendidikan Tinggi c.q. Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada
Masyarakat.
3. Dalam Pra dan proposal lengkap kegiatan program, harus mencakup
dan menguraikan tentang: (a) Pendekatan strategis; (b) Technology
roadmap dan rekayasa sosial yang relevan; (c) Sasaran, keluaran
strategis dan prospek ekonominya yang berujung akhir pada
peningkatan karakter bangsa; (d) Rencana kegiatan dan strategi untuk
mendorong litbang, perguruan tinggi dan industri, agar kelangsungan
kegiatan dapat secara bertahap dialihkan ke stake holders (exit
strategy); dan (e) Kebutuhan pembiayaan pertahun dan kompilasinya (f)
Rencana pelembagaan hasil kegiatan kearah karakter bangsa yang
dilaksanakan melalui kebijakan publik dan perubahan perilaku
masyarakat dan manajemen.
4. Jumlah Pra dan proposal lengkap yang diajukan masing-masing
sebanyak 3 (tiga) eksemplar dan CD (dalam format pdf).
5. Waktu penelitian sesuai roadmap dengan jangka waktu 2 sampai 3
tahun.
6. Tim Penilai merekomendasikan kepada DP2M DIKTI untuk memutuskan
kelayakaan proposal kegiatan program yang akan dibiayai dengan
memperhatikan aspek-aspek: (a) Konsistensi dengan tujuan dan
karakteristik program; (b) Prospek keberhasilan kegiatan; dan (c)
Ketersediaan anggaran.


VI. PELAKSANAAN

Dalam pelaksanaan kegiatan program, Ketua Tim Peneliti berkewajiban
untuk: (a) Mengembangkan organisasi dan sistem manajemen yang solid dan
accountable; (b) Melaksanakan rencana yang telah disusun untuk mencapai
sasaran dan keluaran strategis yang telah ditentukan; (c) Mengupayakan
pemutakhiran (up-dating) terhadap technology roadmap dan rekayasa sosial
serta memantau penguasaannya; (d) Mengamankan dan mengelola teknologi
yang dihasilkan (patent, industrial design, trade secret, dll); (e)
Mengupayakan langkah promosi untuk produk yang potensial; (f)
Mengupayakan mekanisme alih teknologi dan menyediakan dukungan teknis,
agar hasil kegiatan dapat diadopsi oleh industri dan masyarakat; dan (f)
Menyampaikan laporan kegiatan kepada DP2M DIKTI. Semua kegiatan
pelaksanaan program harus tercatat dalam Buku Catatan Harian Penelitian
(Logbook).

VII. PEMANTAUAN DAN EVALUASI PELAKSANAAN

Pemantauan pelaksanaan kegiatan Program Penelitian Unggulan Strategis
Nasional dilakukan oleh Tim Pemantau yang ditugaskan oleh DP2M DIKTI.
Evaluasi dilakukan oleh Tim Pemantau dengan anggota yang ditentukan oleh
DP2M DIKTI. Dalam kegiatan evaluasi, semua Laporan Pemantauan
dijadikan sebagai masukan pokok. Beberapa aspek penting yang perlu

5




dievaluasi pada tahap presentasi proposal adalah: (a) Kualitas dan
kelengkapan rencana kegiatan; (b) Metodologi penelitian yang diterapkan; (c)
Kelengkapan dan kinerja sistem manajemen kegiatan; (d) Sistem
pengelolaan, basis data, dan dokumentasi penelitian; (e) Pencapaian sasaran
kegiatan, keluaran serta hambatan dan penyimpangan dari rencana awal; (f)
Prospek pencapaian tujuan kegiatan secara menyeluruh; (g) Justifikasi
anggaran penelitian. Pada evaluasi tahunan/akhir penelitian akan dipantau
aspek-aspek yang terkait dengan: (a) Efektivitas Program Penelitian
Unggulan Strategis Nasional dalam menghasilkan teknologi produk dan
teknologi proses produksi yang dapat diadopsi oleh dunia usaha dan
masyarakat pengguna dengan menggunakan state of the art technologies;
dan (b) Dengan pembandingan capaian indikator kinerja peneliti dan
efektivitas intervensi dalam pembinaan karakter bangsa ke arah yang lebih
baik.

VIII. DOKUMENTASI DAN INFORMASI

Pelaksana Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional wajib menyusun
dokumentasi yang terkait dengan perencanaan dan pelaporan pelaksanaan
kegiatan yang dikelolanya, serta menyiapkan berbagai bentuk informasi yang
diperlukan dan pertanggungjawaban publik dari dokumen yang menjadi dasar
seluruh kegiatan. Kemudian membuat Laporan Kinerja Kegiatan, Laporan
Kemajuan Pekerjaan, dan Laporan Akhir. Sedangkan untuk publikasi umum
dengan menerbitkan profil kegiatan, brosur, leaflet, publikasi ilmiah, makalah
HKI, dan sebagainya.
Dari uraian di atas tampak jelas bahwa walaupun inti kegiatan Program
Penelitian Unggulan Strategis Nasional adalah penelitian dan pengembangan,
namun harus memiliki orientasi yang terkait secara erat dengan
kebutuhan stakeholders untuk berkembang dan atau terbentuknya karakter
bangsa.

IX. TAHAPAN SELEKSI, JADWAL DAN PEMBIAYAAN
KEGIATAN
Pada prinsipnya pemberian hibah ini didasarkan atas kompetisi untuk
menjaring proposal yang bermutu oleh tim pakar dari DP2M dan pakar dari
institusi lain yang kompeten.
a. Tahapan Metode seleksi meliputi :
1. Pra-proposal diajukan oleh pengusul.
2. Tim pakar akan melakukan desk evaluasi terhadap pra-proposal untuk
seleksi tahap I.
3. Pengusul yang pra-proposalnya dinyatakan lolos pada hasil seleksi
tahap I diminta untuk mengajukan proposal lengkap.
4. Tim pakar akan melakukan desk evaluasi proposal lengkap dan
presentasi proposal oleh pengusul untuk seleksi tahap II dan III.



6




5. Tim pakar akan melakukan site visit (tahap IV) ke institusi pengusul
yang proposalnya dinyatakan lolos seleksi tahap III.
6. Tim pakar memberikan rekomendasi kepada pimpinan DP2M untuk
proposal yang dapat didanai.
b. Tahapan dan Jadwal Kegiatan
Tahapan kegiatan meliputi: (1) Pengumuman peluncuran program oleh
DP2M DIKTI; (2) Batas akhir Pra Proposal; (3) Seleksi pra-proposal; (4)
Pengumuman pra-proposal yang diterima; (5) Batas akhir proposal lengkap;
(6) Seleksi proposal lengkap/presentasi proposal; (7) Site visit tim pakar ke
pengusul/unit pengusul; (8) Pengumuman proposal yang diterima; (9)
Penugasan penelitian; (10) Monitoring lapangan; (11) Monitoring terpusat;
dan (12) Laporan penelitian.
Jadwal Kegiatan
Waktu pelaksanaan program penelitian ini adalah sebagai berikut:
Bulan Ke (2011)

No. Uraian Kegiatan
1. Pengumuman

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12


proposal
2. Batas akhir Pra


Proposal
Seleksi pra-
proposal (seleksi
tahap I)
Pengumuman pra-
proposal yang
diterima



5. Batas akhir
proposal lengkap
Seleksi proposal
lengkap/presentasi

proposal (seleksi
tahap II)
Site visit tim pakar
ke pengusul/unit
pengusul
Pengumuman
proposal yang
diterima











9. Penugasan

● ● ● ● ● ● ● ● ●

penelitian
10. Monitoringlapangan
11. Monitoringterpusat
12. Laporan penelitian
Jadwal bersifat tentatif



7





c. Pembiayaan Kegiatan
Biaya penelitian yang disediakan maksimum Rp. 1.000.000.000,- (Satu Miliar
Rupiah) per judul per tahun.
Komponen biaya penelitian mencakup:

No.

Komponen

Alokasi/Thn

1. Gaji/upah (Maksimum)
2. Bahan/Perangkat Penunjang/Peralatan
3. Perjalanan (Maksimum)
Pengumpulan dan Pengolahan data, Laporan,

30%
40%
15%

4.

Publikasi, Seminar, Pendaftaran HKI dan lain-lain
(Maksimum)
Total

15%

100%



X. MEKANISME PENGAJUAN PRA PROPOSAL DAN
PROPOSAL LENGKAP
Mekanisme pengusulan proposal, diharuskan:
(1) Mengikuti format pra proposal/proposal lengkap dan sistematika
seperti terlampir (Lampiran 1).
(2) Mengirimkan dokumen proposal yang sudah lengkap (ditandatangani
oleh pimpinan unit peneliti dan pimpinan dekan/lembaga perguruan
tinggi tersebut) ke DP2M DIKTI dengan alamat Direktorat Jenderal
Pendidikan Tinggi Gedung DIKTI, Lt. 4 Jl. Pintu 1 Senayan Jakarta
10002, sebanyak 3 eksemplar dengan sampul plastik putih.
Penerimaan berkas proposal lengkap di DP2M DIKTI.
(3) Penyajian dokumen proposal ditulis pada kertas ukuran A4, dengan
huruf Times New Roman, Font 12, satu setengah spasi.
(4) Track record ketua tim peneliti, minimal sudah pernah menghasilkan
penelitian awal yang mendukung dan terkait dengan judul penelitian
yang diajukan; jumlah anggota tim peneliti tidak lebih dari 5 orang;
lengkapi dengan biodata yang minimal berisi: nama, tempat dan
tanggal lahir, alamat surat, nomor telepon (rumah dan kantor) dan
handphone, faksimili, e-mail, riwayat pendidikan, riwayat dan daftar
riwayat penelitian dan publikasi (5 tahun terakhir).


















8





Lampiran 1a. Format Pra dan Full Proposal




PRA PROPOSAL/ PROPOSAL LENGKAP
Tahun : ................









Judul Penelitian yang Diusulkan







WARNA COVER :
PUTIH

....................................................................................................


LOGO PT


PROGRAM PENELITIAN
UNGGULAN STRATEGIS NASIONAL


BIDANG KAJIAN UNGGULAN
(……………………………………………….)


Ketua Tim Peneliti : ...............................................................
UNIT PENGUSUL : ……………………….……………………









PERGURUAN TINGGI PENGUSUL
Alamat lengkap dan Kode Pos/Telepon/HP/Faksimile/e-mail
TANGGAL/BULAN/TAHUN

















































9





Lampiran 1b. Lembar Pengesahan

Judul Penelitian
Unit Peneliti
Lokasi Kegiatan
Waktu Penelitian

: .........................................................................
: ……………………………………………………
: .........................................................................
: …………………………………………………….

Bidang Kajian Unggulan : ..........................................................................
Keterangan Pelaksana Penelitian
Keterangan Pelaksana Penelitian
A. Pelaksana Penelitian
Nama Ketua Peneliti
Nama Lembaga/Institusi
Unit Organisasi
Alamat
Telepon/HP/Faksimil/e-mail
B. Anggota Peneliti (1)
Nama
Nama Lembaga
Alamat
Telepon/HP/Faksimil/e-mail
C. Anggota Peneliti (2)
Nama
Nama Lembaga
Alamat
Telepon/HP/Faksimil/e-mail
D. Anggota Peneliti (3)
Nama
Nama Lembaga
Alamat
Telepon/HP/Faksimil/e-mail
E. Anggota Peneliti (4)
Nama
Nama Lembaga
Alamat
Telepon/HP/Faksimil/e-mail
F. Anggota Peneliti (5)
Nama
Nama Lembaga
Alamat
Telepon/HP/Faksimil/e-mail
Rekapitulasi Usulan Biaya yang diusulkan


Gaji/upah

Uraian

Tahun 1

Tahun 2

Total

Bahan/Perangkat Penunjang/Peralatan
Perjalanan
Pengumpulan dan Pengolahan data, Laporan,
Publikasi, Seminar, Pendaftaran HKI dan lain-lain
Jumlah
Setuju diusulkan :
Ketua
Tim Peneliti








Kota, Tanggal Bulan Tahun
Rektor/Ketua/Direktur

.................................

...........................................



10





Lampiran 1c. Pra-Proposal Teknis Kegiatan
Pra-Proposal teknis berisi penjelasan tentang kegiatan yang diusulkan dalam
kerangka sebagai berikut: Jumlah halaman untuk pra-proposal maksimum
5 halaman.
(1) Abstrak, maksimum ½ halaman
Tuliskan secara komprehensif kegiatan yang akan dilaksanakan
dengan menjelaskan masalah yang akan ditangani dan latar belakang,
tahap-tahap kegiatan, kegunaan hasil, dan metodologi yang
digunakan. Cantumkan pula lima kata kunci yang dominan.
(2) Pendahuluan, maksimum ½ halaman
(a) Latar belakang signifikansi dan pentingnya kegiatan/teknologi dan
intervensi sosial yang dihasilkan bagi pembangunan
(b) Perumusan permasalahan (problem statement)
(c) Tujuan
(d) Sasaran
(e) Lokasi kegiatan
(3) Kelayakan Teknis (maksimum 1 halaman)
(a) Kesesuaian dan keselarasan teknologi/kegiatan penelitian dengan
kebutuhan
(b) Perencanaan pelaksanaan kegiatan
(c) Kesinambungan dan pemanfaatan produk iptek yang dihasilkan
(d) Mitra Industri/lembaga pemerintah/ badan litbang (jika ada)
(4) Metode dan Mekanisme Alih Teknologi/Diseminasi dan atau
intervensi sosial (maksimum ½ halaman)
Uraikan secara jelas pendekatan dan langkah dalam melaksanakan
kegiatan sampai produk iptek dapat diterima dan bermanfaat baik bagi
pengguna.
(5) Pemanfaatan Hasil (maksimum ½ halaman)
(a) Strategi Pemanfaatan Hasil Kegiatan.
(b) Prospek/Peluang Pemasaran Produk dan Market Acceptance.
(c) Kelayakan Komersial dan Bisnis Produk atau intervensi sosial yang
dapat memperbaiki karakter bangsa.
(6) Strategi Pelembagaan industrialisasi kearah karakter bangsa
Uraikan secara singkat ciri-ciri industrialisasi yang dibangun dikaitkan
dengan upaya pengkuatan karakter bangsa, dalam upaya
pemanfaatan temuan/inovasi penelitian nasional dan kerarifan lokal,
pemanfaatan sebesar mungkin muatan bahan dan sumberdaya lokal,
peningkatan peran SDM bangsa sebagai pengelola industri nasional
dan formulasi kebijakan yang mendukung perubahan perilaku
masyarakat untuk menghargai produk industri nasional.
(7) Organisasi dan Personil Pelaksana Kegiatan (½ halaman)
Cantumkan nama lengkap, gelar kesarjanaan, pria/wanita, unit kerja,
bidang keahlian dan tugas dalam kegiatan, pendidikan terakhir, serta
11




Riwayat Hidup, alokasi waktu (jam/minggu), nama lembaga. Sertakan
pula surat pernyataan kesanggupan menyelesaikan kegiatan.
(8) Jadwal Kegiatan (halaman disesuaikan)
Secara rinci harus mencantumkan seluruh kegiatan dalam 2 tahun
dengan batas waktu setiap tahun sampai akhir bulan November.
(9) Daftar Pustaka (maksimum 5 daftar pustaka yang sangat relevan)
(10) Indikator Keberhasilan
Capaian yang ditargetkan*

No.

Indikator

Tahun I

Tahun II


1 HKI (didaftarkan/diproses/ disertifikasi)
2 Produk teknologi/rekayasa (intervensi)
sosial (status: pengembangan, uji
coba, penerapan, evaluasi)
3 Pelayanan jasa (status:
pengembangan, uji coba, penerapan,
evaluasi)
4 Kerja sama (status: penjajakan,
pelaksanaan, evaluasi kerja sama)
5 Product market-acceptance
6 Spin-off
7 Pembangkitan pendapatan
8 Lainnya: ...

Tengah Akhir Tengah Akhir

*Tuliskan kuantitasnya jika memungkinkan, atau uraikan dalam narasi

Lampiran 1d. Proposal Biaya

Rekapitulasi biaya yang diusulkan (Tahun 1)

No. Uraian
1. Gaji dan Upah
2. Bahan Habis Pakai
3. Peralatan (Sewa/rakitan)
4. Perjalanan
5. Lain-lain
Jumlah Biaya

Jumlah (Rp)


Lampiran 1e. Proposal Lengkap Teknis Kegiatan

Proposal Lengkap teknis berisi penjelasan tentang kegiatan yang diusulkan
dalam kerangka sebagai berikut: proposal lengkap diajukan setelah lolos
seleksi tahap I. Jumlah halaman untuk kerangka proposal lengkap
maksimum 25 halaman di luar lampiran proposal biaya.
Sistematika Proposal Lengkap meliputi:
(1) Daftar Isi
(2) Abstrak
Tuliskan secara komprehensif kegiatan yang akan dilaksanakan
dengan menjelaskan masalah yang akan ditangani dan latar



12





belakang, tahap-tahap kegiatan, kegunaan hasil, dan metodologi
yang digunakan. Cantumkan pula lima kata kunci yang dominan.
(3) Pendahuluan
(a) Latar belakang signifikansi dan pentingnya kegiatan/teknologi
dihasilkan bagi pembangunan
(b) Perumusan permasalahan (problem statement)
(c) Tujuan
(d) Sasaran
(e) Lokasi kegiatan
(4) Kelayakan Teknis
(a) Kesesuaian dan keselarasan teknologi/kegiatan penelitian
dengan kebutuhan
(b) Perencanaan pelaksanaan kegiatan
(c) Kesinambungan dan pemanfaatan produk ipteksb dan atau hasil
intervensi sosial yang dihasilkan
(d) Mitra industri/lembaga pemerintah/Badan Litbang/masyarakat
(5) Metode dan Mekanisme Alih Teknologi/Diseminasi/Intervensi
sosial
Uraikan secara jelas pendekatan dan langkah dalam melaksanakan
kegiatan sampai produk iptek dapat diterima dan bermanfaat baik
bagi pengguna.
(6) Pemanfaatan Hasil
(a) Strategi Pemanfaatan Hasil Kegiatan.
(b) Prospek/Peluang Pemasaran Produk dan Market Acceptance
dan atau peluang penerapan intervensi social di lokasi/daerah
lain.
(c) Kelayakan Komersial dan Bisnis Produk serta kelayakan
keberlanjutan perbaikan karakter bangsa.
(7) Strategi Pelembagaan industrialisasi kearah karakter bangsa
Uraikan secara Intervensi kebijakan dan perubahan perilaku
masyarakat dan manajemen yang akan dilakukan sehingga dapat
mendukung teruwujudnya karakter industrialisasi yang dibangun untuk
pengkuatan karakter bangsa, dalam pemanfaatan temuan/inovasi
penelitian nasional dan kearifan lokal, pemanfaatan sebesar mungkin
muatan bahan dan sumberdaya lokal, peningkatan peran SDM bangsa
sebagai pengelola industri nasional dan formulasi kebijakan yang
mendukung perubahan perilaku masyarakat untuk menghargai produk
industri nasional.
(8) Personil Pelaksana Kegiatan
Cantumkan nama lengkap, gelar kesarjanaan, pria/wanita, unit kerja,
bidang keahlian dan tugas dalam kegiatan, pendidikan terakhir, serta
Riwayat Hidup, alokasi waktu (jam/minggu), nama lembaga. Sertakan
pula surat pernyataan kesanggupan keterlibatan dan menyelesaikan
kegiatan.

13




(9) Jadwal Kegiatan
Secara rinci harus mencantumkan seluruh kegiatan multi tahun
dengan batas waktu setiap tahun sampai akhir bulan November.
(10) Daftar Pustaka


Lampiran 1f. Proposal Biaya

Rekapitulasi biaya yang diusulkan (Tahun 1)

No. Uraian
1. Gaji/upah
2. Bahan/Perangkat Penunjang/Peralatan
3. Perjalanan
Pengumpulan dan Pengolahan data, Laporan,
4. Publikasi, Seminar, Pendaftaran HKI dan lain-
lain
Jumlah Biaya
1. Gaji dan Upah

Jumlah (Rp)

No.

Pelaksana Kegiatan

Jumlah

Jumlah
Jam/minggu

Honor/
Jam

Biaya
(Rp)

1. Ketua Tim Peneliti
2. Pelaksana/Peneliti
3. Teknisi
4. Tenaga Harian
Jumlah Biaya
2. Bahan/Perangkat Penunjang/Peralatan

No.
1.

Bahan

Jumlah Biaya

Volume Biaya Satuan (Rp) Biaya Rp)

3. Perjalanan
No.
1.


Jenis


Volume Biaya Satuan (Rp) Biaya Rp)

Jumlah Biaya
4. Pengumpulan dan Pengolahan data, Laporan, Publikasi, Seminar,
Pendaftaran HKI dan lain-lain

No.
1.

Tujuan

Jumlah Biaya

Volume Biaya Satuan (Rp) Biaya Rp)


Dalam hal ini, standar pembiayaan harus sesuai Peraturan Menteri Keuangan
tentang Standar Biaya Umum yang berlaku.












14





Lampiran 2a. Format Buku Catatan Harian Penelitian






(BCHP)



PROGRAM PENELITIAN
UNGGULAN STRATEGIS NASIONAL




Nomor BCHP : .......................................................................


Tahun Anggaran 2011






Lampiran 2b. Keterangan Penelitian

Keterangan Penelitian


Judul Penelitian

Peneliti Utama

Institusi Peneliti

Bidang Fokus


: ...................................................................

: ...................................................................

: ...................................................................

: ...................................................................


Tahun Pelaksanaan : ...................................................................


Biaya

Tujuan


: ...................................................................

: ...................................................................




Sasaran Akhir Tahun : .................................................................


Nomor BCHP : ...............................................................................................

15





Lampiran 2c. Surat Pernyataan

KOP PERGURUAN TINGGI

SURAT PERNYATAAN
Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama
N I P
Pangkat/Golongan
Alamat

:
:
:
:



Dengan ini menyatakan bahwa proposal penelitian saya yang berjudul
........................................................................... yang diusulkan dalam skim
................. ........... T.A. 2011 bersifat original dan belum pernah dibiayai oleh
lembaga/sumber dana lain.


Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidak sesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia
dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya
penelitian yang sudah diterima ke kas negara.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar-benarnya.


...., .......2011

Mengetahui,
.....................


(.....................*))




*) Ditandatangani oleh Ketua Lembaga Penelitian
**) Ditandatangani oleh Penulis Peneliti

Yang menyatakan,
Materai 6000


(......................**))



























16





Lampiran 3. Lembaran Evaluasi

FORMULIR EVALUASI PRA-PROPOSAL
PROGRAM PENELITIAN
UNGGULAN STRATEGIS NASIONAL

Judul Penelitian Unggulan Strategis Nasional :
............................................................................................................................
Nama Ketua Tim Peneliti : ..............................................................................

Perguruan Tinggi
Tahun

: ..............................................................................
: .....................................

Biaya yang diusulkan : …………………………


Unsur Penilaian Bobot
A. Kegiatan
1. Ketepatan metodologi
2. Capaian sasaran secara umum
3. Upaya pengembangan techno- 15%
industrial cluster
4. Kiat mengatasi hambatan
5. Prospek keberlanjutan
B. Keluaran
1. Produk
2. Publikasi 15%
3. HKI
4. Pelayanan Jasa
C. Exit Strategy
1. Linkages
2. Product market acceptance 20%
3. Spin-off
4. Income generating
D. Karakter Bangsa
1.Karakter dalam pengelolaan Industri




Skor



Nilai (Bobot x
Skor)




Catatan

2.Perubahan perilaku manajemen
3.Perubahan Perilaku masyarakat
E. Tim Peneliti
1. Komitmen dan Kesungguhan
2. Track Record
3. Profesionalisme
F. Relevansi dengan issu/topik strategis
dan keunggulan produk target
Jumlah
Komentar Umum :
Rekomendasi :

*) Skor: 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 9, 10

15%



15%


20%














Nama dan Tanda Tangan Penilai







17





LEMBARAN EVALUASI PROPOSAL LENGKAP
PROGRAM PENELITIAN
UNGGULAN STRATEGIS NASIONAL

Judul Penelitian Unggulan Strategis Nasional :
............................................................................................................................
Nama Ketua Tim Peneliti : ..............................................................................

Perguruan Tinggi
Tahun

: ..............................................................................
: ...................

Biaya yang diusulkan : ……………
Biaya yang direkomendasikan : ……………
Unsur Penilaian Bobot
A. Kegiatan
1. Ketepatan metodologi
2. Capaian sasaran secara umum
3. Upaya pengembangan techno- 15%
industrial cluster
4. Kiat mengatasi hambatan
5. Prospek keberlanjutan
B. Keluaran
1. Produk
2. Publikasi 15%
3. HKI
4. Pelayanan Jasa
C. Exit Strategy
1. Linkages
2. Product market acceptance 20%
3. Spin-off
4. Income generating
D. Karakter Bangsa
1. Karakter dalam pengelolaan Industri




Skor



Nilai (Bobot x
Skor)




Catatan

2. Perubahan perilaku manajemen
3. Perubahan Perilaku masyarakat
E. Tim Peneliti
1. Komitmen dan Kesungguhan
2. Track Record
3. Profesionalisme
F. Relevansi dengan issu/topik strategis
dan keunggulan produk target
Jumlah
Komentar Umum :
Rekomendasi :


*) Skor : 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 9, 10

15%



15%


20%














Nama dan Tanda Tangan Penilai










18





Lampiran 4. Pokok-Pokok Pengertian



Pokok-Pokok Pengertian

A. Pendekatan Strategis

Pada bagian ini dijabarkan pokok permasalahan yang menghambat
perkembangan sektor produksi strategis yang dituju serta faktor-faktor penting
yang mempengaruhi, maupun perubahan-perubahan yang mungkin terjadi
apabila faktor-faktor tersebut dapat dikembangkan. Oleh karena bagian inti
kegiatan dari Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional adalah penelitian
dan pengembangan, maka Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional akan
dapat memberikan dampak yang bermakna bagi penyelesaian permasalahan
tersebut apabila faktor teknologi memiliki peran yang signifikan. Dengan demikian
analisis pengaruh faktor teknologi juga merupakan pokok yang penting. Namun
perlu pula disadari bahwa penetrasi faktor teknologi pada umumnya terkait pula
pada kesiapan dunia usaha yang tentunya sangat dipengaruhi berbagai faktor
pasar. Karena itu, strategi yang akan diterapkan agar kegiatan Program
Penelitian Unggulan Strategis Nasional dapat menimbulkan leverage (daya
ungkit) bagi penyelesaian permasalahan yang dihadapi, harus dijabarkan secara
jelas.

B. Technology Roadmap

Technology roadmap adalah suatu diagram yang menggambarkan keterkaitan
antara perkembangan aplikasi (produk, proses produksi, dan jasa) di suatu sektor
produksi, dengan perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang
diperlukan untuk mendukung pengembangan dan produksi aplikasi tersebut.
Technology roadmap buka merupakan suatu peramalan (forecasting) tentang
terobosan ilmu pengetahuan dan teknologi, namun lebih merupakan gambaran
kebutuhan teknologi untuk mendukung perkembangan kegiatan produksi.

Roadmapping menjadi suatu kebutuhan karena product time to market dan
product life cycle menjadi semakin pendek, sementara persaingan semakin ketat,
sehingga perencanaan dan investasi teknologi menjadi sangat penting.
Roadmapping juga diperlukan untuk memahami sejumlah trend kemajuan
teknologi yang dapat mempengaruhi persaingan produk.




19




“Technology roadmapping is a need driven technology planning process to help
identify, select and develop technology alternatives to satisfy a set of product
needs. It identifies the critical requirements and performance targets of product
and process, strategic technology drivers, and recommends technology
alternative paths and milestones for meeting those requirements and targets.
Technology road map helps the coordination between industry, technologist,
researchers, and policy makers, to identify the gaps in R&D programs and
innovation activities”.

C. Desain Intervensi Sosial

Desain intervensi Sosial adalah suatu digaram dan penjelasannya yang
menggambarkan tentang langah-langkah sistematis untuk melakukan perubahan
perilaku, kesadaran, dan sikap pada skala individual dan kolektif (komunitas).
Langkah sistematis yang dimaksud di sini mulai dari tahap (a) analisis sosial
terkait dengan profil komunitas, kebutuhan dan hambatan pengembangan
sampai tahap (b) Perumusan perubahan kualitas perilaku dan kesadaran serta
kualitas hidup yang akan dicapai (c) Penentuan strategi dan instrumen intervensi
yang terkait dalam proses internaslisasi dan legitimasi serta (d) langkah
pelembagaan terhadap perubahan yang sudah dilakukan atau terjadi di tingkat
individu dan kolektif/komunitas.

Rasionalisasi Desain ini diarahakan untuk mendukung perubahan-perubahan
sosial (dalam skala kolektif dan individual) untuk memberi karakter bagi roadmap
tekhnologi yang sedang dibangun sedemikian rupa sehingga mengarah pada
pembentukkan karakter bangsa yang mengkuatkan identitas bangsa, pengkuatan
modal sosial, kemandirian, keadilan dan kesejahteraan.

D. Sasaran dan Keluaran Strategis

Pada bagian ini dijabarkan sasaran dan keluaran strategis (produk, proses
produksi, teknologi) yang akan dihasilkan dalam jangka pendek, menengah, dan
panjang berdasarkan strategi yang akan diterapkan dan technology roadmap
yang terkait dengan sektor produksi yang dituju. Sasaran dan keluaran tersebut
harus dapat digunakan sebagai tolok ukur kinerja dan keberhasilan pelaksanaan
kegiatan. Oleh karena kegiatan Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional
harus memiliki keterkaitan yang erat dengan penguatan rantai dukungan
teknologi dan pertumbuhan techno-industrial cluster yang terkait dengan sektor
produksi yang dituju, maka analisis tentang prospek ekonomi, kebijakan-
kebijakan, dan faktor-faktor lain yang mempengaruhinya perlu pula dijabarkan.
20




Selain itu, semua bidang kajian akan berujung akhir pada pembangunan dan
peningkatan karakter bangsa, yang dapat dijabarkan dalam suatu kebijakan.

E. Rencana Kegiatan

Pada bagian ini dijabarkan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan untuk
mencapai sasaran dan menghasilkan keluaran yang diinginkan. Rencana
kegiatan disusun secara modular agar pelaksanaannya dapat dikendalikan
secara baik dan memungkinkan partisipasi para stakeholders secara optimal.
Milestones pelaksanaan setiap modul dan keterkaitannya dengan modul lain,
harus diuraikan secara jelas.

F. Keterlibatan Lembaga Litbang, Perguruan Tinggi, dan Industri

Dalam melaksanakan kegiatan Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional,
Pelaksana Kegiatan Program harus melibatkan pihak lain, baik dari lingkungan
lembaga penelitian, perguruan tinggi, maupun industri. Hal ini sangat diperlukan
untuk menstimulasi perkembangan techno-industrial cluster serta memperkuat
rantai dukungan teknologi yang terkait dengan perkembangan cluster tersebut.
Pada bagian ini harus dijabarkan strategi yang akan diterapkan oleh Pelaksana
Program Kegiatan untuk mendorong partisipasi pihak-pihak lain secara optimal.
Informasi tentang pihak-pihak yang berminat untuk berpartisipasi serta kapasitas
dan perannya di dalam kegiatan diperlukan pula.

G. Manajemen Kegiatan

Manajeman kegiatan Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional
merupakan salah satu faktor keberhasilan yang sangat penting karena kegiatan
tersebut dapat bersifat jangka panjang, mencakup technology roadmap yang
cukup kompleks dan dapat meliputi tahapan penelitian pengembangan teknologi,
desain produk dan proses produksi, serta persiapan komersialisasi yang
melibatkan berbagai pihak. Oleh karena itu Pelaksana Program Kegiatan harus
menjabarkan modalitas manajemen kegiatan yang akan diterapkan. Modalitas
manajemen tersebut juga harus memuat ukuran kinerja manajemen kegiatan.

H. Exit Strategy

Pada bagian ini dijabarkan strategi yang akan diterapkan agar hasil penelitian
dan pengembangan yang akan dilakukan mempunyai sasaran jangka pendek,
menengah dan panjang, yang dapat diadopsi oleh stakeholders ke dalam


21




kegiatannya. Pencapaian sasaran-sasaran tersebut akan menjadi pertimbangan
DP2M DIKTI dalam pelaksanaan kegiatan penelitian dan pengembangan.

I. Strategi Pelembagaan Industrialisasi Berkarakter Bangsa

Pada bagian ini dijabarkan stratetegi yang akan detirapkan dalam rangka
pelembagaan (institusionalisasi) industri yang dibangun sedemikian rupa dapat
mendorong perubahan perilaku masyarakat dan manajemen untuk menerima
karakter keunggulan temuan/inovasi penelitian nasional dan kerarifan lokal,
pemanfaatan sebesar mungkin muatan bahan dan sumberdaya lokal,
peningkatan peran SDM bangsa sebagai pengelola industri nasional dan
formulasi kebijakan yang mendukung perubahan perilaku masyarakat untuk
menghargai produk industri nasional. Strategi ini dapat melalui intervensi
kebijakan publik atau rekayasa sosial masyarakat dan organisasi industri.

J. Pembiayaan

Dalam bagian ini dijabarkan perkiraan pembiayaan yang diperlukan. Program
Kegiatan Penelitian Unggulan Strategis Nasional merupakan instrumen kebijakan
yang diharapkan menstimulasi perkembangan sektor produksi tertentu. Oleh
karena itu kegiatannya harus dapat menstimulasi komitmen pelaku bisnis untuk
berpartisipasi membiayai kegiatan tersebut, khususnya dalam tahap pengalihan
hasil-hasil litbang yang diperoleh ke dalam kegiatan komersial. Di dalam
menyusun pembiayaan APBN harus diikuti semua peraturan yang berlaku
(Peraturan Pemerintah, Perpres, Keppres, Permenkeu, dsb) dan diperhitungkan
kelayakan anggaran sesuai dengan kondisi keuangan negara. Belanja jasa
profesi dapat dimasukkan dalam butir pembiayaan perangkat penunjang.


Laporan Kemajuan Pekerjaan

Laporan ini merupakan bagian dari laporan administrasi Pengelola Anggaran
Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional. Selain memuat aspek teknis
kemajuan pekerjaan yang mengacu pada Rencana Kegiatan, Laporan tersebut
disertai lampiran rincian penggunaan anggaran dan pembayaran pajak.
Pengajuannnya disesuaikan dengan periode pembayaran yang diatur dalam
Perjanjian Kerja antara DP2M Dikti dengan lembaga/perguruan tinggi terkait.







22




Laporan Kinerja Kegiatan

Laporan kinerja kegiatan dibuat minimal dua (2) kali setiap tahun, yaitu pada
pertengahan dan akhir tahun, dalam bentuk Laporan Eksekutif (bukan Ringkasan
Eksekutif) disampaikan kepada Tim DP2M Dikti. Laporan ini harus memuat
pelaksanaan kegiatan serta hasil-hasil yang diperoleh, hambatan atau
penyimpangan yang terjadi, serta berbagai hal penting lain yang perlu diketahui Tim
Penilai. Beberapa hal yang penting bagi Tim Penilai adalah:

• Kemajuan pengembangan kemampuan sesuai dengan technology roadmap
dan/atau social intervention yang telah ditentukan.

• Kemajuan pembuatan produk dan proses produksi atau intervensi sosial yang
tengah dikembangkan.

• Daftar perlindungan HKI dan atau Standar Nasional Indonesia (SNI) yang
telah didaftarkan dan telah diperoleh, serta publikasi ilmiah.

• Komitmen dan kesiapan pelaku bisnis untuk mengadopsi produk dan proses
produksi yang telah siap masuk ke dalam tahapan komersialisasi atau
intervensi sosial yang akan diterapkan.

• Keberhasilan Pelaksana Program dalam melibatkan pihak-pihak lain, serta
tingkat partisipasi mereka baik dalam bentuk kepakaran maupun
pembiayaan.

• Potensi perkembangan rantai dukungan teknologi dan techno-industrial
cluster yang dituju.

• Capaian karakter bangsa yang sudah terwujud dalam segi pemanfaatan
inovasi, sumberdaya dan SDM untuk industrialsiasi serta perubahan perilaku
masyarakat dan manajemen.



Publikasi untuk Akuntabilitas Publik

Pelaksana Program Kegiatan dan pihak-pihak lain yang terlibat dalam kegiatan
Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional harus menerbitkan dokumentasi
dan informasi lain yang diperlukan agar publik mengetahui maksud, lingkup,
kemajuan, serta hasil-hasil kegiatan Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional
yang ditanganinya. Publikasi tersebut dapat berbentuk publikasi ilmiah, informasi




23




tentang produk HKI atau paket teknologi yang diperoleh, atau berbentuk website,
profil kegiatan, brosur, dan leaflet bagi masyarakat umum.

Keikutsertaan dalam berbagai Seminar dan Pameran Teknologi & Industri juga
merupakan suatu saluran yang baik untuk meningkatkan akuntabilitas publik.

Pengelolaan Kekayaan Intelektual serta Hasil Litbang

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah RI Nomor 20 Tahun 2005 tentang Alih
Teknologi Kekayaan Intelektual serta Hasil Penelitian dan Pengembangan
dilimpahkan pada Perguruan Tinggi dan Lembaga Penelitian dan Pengembangan.

Penutup

Dokumen ini wajib diacu oleh Pelaksana Program Kegiatan atau pihak-pihak lain
yang terlibat di dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan proses
evaluasi Program Penelitian Unggulan Strategis Nasional. Penyempurnaan terhadap
dokumen ini akan dilakukan secara periodik sesuai dengan perkembangan keadaan
serta pengalaman-pengalaman yang akan diperoleh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar